Minggu, 24 Januari 2010

RAA Cokronagoro II

Untuk mengenal sejarah Purworejo lebih jauh, terutama mengenai tokoh-tokoh yang berperan didalamnya akan penulis ketengahkan berbagai hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Salah satunya adalah bupati Purworejo II yang bergelar RAA Cokronagoro II. Beliau memerintah dari tahun 1856 hingga 1896. RAA Cokronagoro II merupakan putera kedua dari RAA Cokronagoro I. Ibu kandungnya bernama Nyai Adipati Sepuh, puteri Kyai Kerto Menggolo dari Pengasih, Yogyakarta. Sedangkan kakak kandung RAA Cokronagoro II bernama Raden Bei Cokrosoro yang menjabat sebagai mantri gladag di keraton Surakarta menggantikan ayahnya sebelum sang ayah Reso Diwiryo menjabat sebagai Adipati Brengkelan yang kemudian hari berubah nama menjadi Purworejo. RAA Cokronagoro II sangat tekun menangani pertanian di daerahnya, saluran irigasi kedhung puteri yang pada zaman ayahnya memerintah hanya dibangun sampai wilayah kota Purworejo dilanjutkan hingga ke Banyuurip. Setelah itu pembangunan irigasi dilanjutkan hingga kawedanan Jenar. Dalam pembangunannya beliau minta bantuan Raden Mas Turkijo, seorang putera bupati Kutoarjo. Alasannya karena Raden Mas Turkijo dikenal sebagai ahli bangunan air dan pernah memperdalam ilmu bangunan air di Kalkuta, India. Disana Raden Mas Turkijo belajar mengenai pembangunan bendungan di sungai Gangga. Akhirnya dibangun Bendung Boro yang terletak di desa Boro. Bendung Boro ini jauh lebih besar dibanding irigasi kedhung puteri. Bendung Boro mampu mengaliri sawah seluas 5000 hektar. Pada masa pemerintahannya Purworejo dikenal sebagai daerah pertanian dijadikan basis tanam paksa. Pada masa pemerintahannnya beliau juga memugar pendhopo kabupaten yang sudah berumur 50 tahun. Pemugaran pendhopo kabupaten dilakukan sekitar lima tahun dan lama pemugaran satu tahun. Awal pemugaran dilakukan dengan tetenger “wiku wiworo saliro tunggal” tahun 1891, dan pemugaran selesai dengan tetenger candra sengkala “nembah trus murti ningrat” tahun 1892. Setelah meninggal beliau dimakamkan di makam “kayu lawang’, kelurahan Mudal Purworejo.
Sumber; dari buku karangan Atas Danusubroto dengan beberapa perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar